Minggu, 21 November 2010

Que sera sera

Whatever will be will be...The future's not ours to see

Pernahkah Anda mengalami hal ini?! Anda ingin tahu tentang sesuatu hal. Anda mencari informasi ke sana kemari, bertanya sana sini, namun tak ada seorang pun yang bisa memberikan jawaban memuaskan? Anda berakhir dengan rasa penasaran yang mulai menggerogoti pikiran dan tubuh....

Sementara itu, saat Anda berhenti mencari, justru tiba-tiba informasi itu muncul begitu saja.

Ada apa ini? Mengapa saat kita mencari, kita justru sering mengalami jalan buntu? Lalu, saat kita memutuskan untuk berhenti dan melepaskan keingintahuan itu, malah hal itu datang sendiri dan 'memberitahu' kita.

Jawabannya adalah karena kita memiliki kecenderungan untuk mengetahui segala hal sebelum waktunya.

Kita dilahirkan dengan rasa ingin tahu yang besar. Namun, sayang 'daya tampung' kita terbatas untuk menampung segalanya sekaligus.

Mari ambil contoh seorang anak kecil. Anak kecil suka bertanya, bahkan terkadang mereka memiliki pertanyaan yang membuat orang tuanya kelimpungan saat menjawab.

Apabila anak Anda yang baru berumur 6 tahun bertanya bagaimana seorang ibu bisa hamil, maka apakah Anda akan menjelaskan prosesnya? Oh, tentu tidak!

Sebab, meski Anda menjelaskannya pun, mereka tidak mempunyai kemampuan untuk mengerti hal itu. Belum waktunya bagi mereka untuk tahu tentang hal tersebut.

Prinsip yang sama berlaku bagi kita semua bahwa pengertian dan pengetahuan akan bertambah seiring berjalannya waktu.

Apa yang mungkin tak Anda mengerti/ tahu sekarang, Anda akan mengerti hal itu kelak. Jadi, jangan putus asa bila saat ini Anda belum menemukan apa yang Anda cari. Anda akan menemukan bila waktunya tiba. Anda akan tahu bila pikiran Anda sudah siap untuk tahu.

Oleh karena itu, kita perlu belajar mengendalikan diri agar tidak terbunuh oleh rasa penasaran yang membabi buta. Caranya mudah, hanya dengan mengingat bahwa semua ada waktunya.

Seorang anak akan tahu bagaimana rasanya menjadi remaja jika ia sudah menginjak usia remaja. Seorang wanita akan tahu bagaimana harus menjadi istri yang baik jika ia sudah berkeluarga. Demikian juga dengan kita semua, kita akan tahu bila waktunya tiba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar yang membangun aja yee....GBU