Jumat, 03 Desember 2010

Are U Drama Queen?

Apakah Anda asli Anda?! Mungkin pertanyaan ini sedikit menggelitik. "Tentu saja," jawab Anda mantap. Namun, benarkah demikian?! Kita akan menyelidikinya bersama-sama.

Kita hidup dalam zaman yang boleh dibilang tak kenal kompromi. Beberapa orang bilang hidup ini keras, dan demikianlah kenyataannya. Saking kerasnya, sampai hidup seolah tak mengenal lagi yang namanya belas kasihan.

Siapa yang tak cantik, jangan mimpi bakal dilirik. Siapa yang tak berduit, jangan mimpi bisa diterima dengan baik di hotel-hotel mewah. Intinya, jika Anda tidak punya apa-apa, maka jangan berharap bisa mendapat apa-apa.

Tuntutan ini boleh dibilang berlanjut turun temurun, sehingga akhirnya setiap orang berpacu untuk menjadi yang terbaik agar bisa mendapat yang terbaik.

Kaum wanita berlomba-lomba untuk menjadi yang terlangsing, terputih, dan tercantik agar mereka dilirik, dikagumi, bahkan disanjung-sanjung oleh kaum adam. Lalu, mereka mendapati bahwa jika mereka tidak dapat memenuhi tuntutan-tuntutan itu, maka mereka 'dinyatakan' tidak berharga lagi. Benarkah demikian? Tentu saja tidak. Namun sayangnya, ada golongan wanita yang mempercayai hal menyedihkan ini.

Akibat beragamnya tuntutan yang tidak masuk akal itu, banyak orang kemudian menjadi mayat hidup atau robot yang dikendalikan oleh 'apa yang seharusnya'. Mereka jadi lupa bahwa mereka hanyalah manusia biasa yang sarat dengan kelemahan dan keterbatasan.

Mereka jadi takut tampil apa adanya. Mereka takut jika seorang pria memandang remeh, menolak, mengolok-olok, mengatai, dan tak mau menerima mereka apa adanya. Sehingga mereka pun kemudian terus bersikap 'yang seharusnya', bukan yang 'seadanya' mereka.

Apakah gambaran di atas merupakan cerminan diri Anda sendiri? Apakah selama ini, entah sadar maupun tidak, Anda telah bersikap yang seharusnya daripada yang seadanya?

Apakah Anda berani jujur mengaku bahwa tuntutan itu memang ada dalam hidup Anda, dan turut mempengaruhi perilaku dan keputusan-keputusan Anda?

Kalau mau jujur, setiap orang di dunia ini memakai topeng yang sama. Sebab kita semua memiliki ketakutan yang sama pula, takut ditolak, takut diabaikan. Takut jika kita tidak tampil cukup baik, maka kita akan direndahkan.

Namun, hidup macam ini adalah hidup yang melelahkan. Memakai topeng 'yang seharusnya' itu juga menyiksa. Lalu, harus bagaimana? Buka dulu topengmu, dan beranilah tampil apa adanya. Jadilah diri sendiri!

Jika saat ini Anda dikenal cerewet, maka ingatlah bahwa belum tentu besok Anda tetap sama. Jalani, lakukan, dan nikmatilah setiap proses perubahan yang ada dalam hidup Anda dengan tampil apa adanya. So, stop being a drama queen and start to be your ownself!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar yang membangun aja yee....GBU