Mungkin banyak di antara kita yang saat ini punya orang tua yang sudah lanjut usia dan masih tinggal bersama-sama dengan kita. Kita bersyukur dan senang jika seringkali bisa mendengarkan pengalaman hidup mereka. Namun harus diakui, di sisi lain, kadang kita kewalahan atau menemui banyak kendala saat berhubungan dengan mereka.
Secara garis besar, seseorang dianggap lanjut usia sesudah ia berusia sekitar 60 atau 65 tahun ke atas. Usia tua memang ditandai oleh suatu proses yang sangat nampak dan bisa dilihat dengan jelas.
Yang paling nyata adalah perubahan-perubahan secara fisik yang menandakan menuanya diri seseorang. Misalnya, jalan yang tidak secepat dulu, daya tahan tubuh untuk menghadapi cuaca dingin semakin berkurang, tulang-tulang mulai rapuh, urat-urat saraf jadi kaku sehingga mereka tidak selincah orang yang masih muda.
Sementara itu, untuk kebutuhan emosional kaum lanjut usia menjadi lebih besar daripada kebutuhan jasmani mereka. Kebutuhan emosional para orang tua memang unik karena ada 2 golongan lansia, dan kebutuhannya otomatis akan sangat berbeda.
Yang pertama adalah mereka yang memang siap menerima fakta bahwa ia sudah lanjut usia. Maksudnya menerima fakta adalah menerima keterbatasannya, salah satu contohnya ialah pensiun. Jadi orang ini siap menerima konsekuensi usia tuanya.
Yang kedua adalah mereka yang memang belum siap memasuki usia tua, akibatnya ia tidak begitu siap untuk menanggung konsekuensi usia tua tersebut.
Salah satu hal penting yang harus kita mengerti adalah bahwa usia tua adalah usia di mana seseorang merefleksi diri ke belakang.
Seseorang akan mengalami suatu pertentangan antara integritas dan keputusasaan. Maksudnya, orang yang melewati usia-usia sebelum tua dengan baik, jauh lebih siap memasuki usia tua.
Tapi, orang yang melewati usia sebelum tua dengan tidak begitu mulus atau banyak problem, maka ia didapati kurang siap untuk memasuki usia tuanya.
Jadi kebutuhan emosional terpenting yang diperlukan orang tua adalah orang tua itu perlu bisa hidup tanpa penyesalan.
Orang yang lanjut usia akan bisa menerima hari tuanya dengan baik karena merasa hidupnya telah bernilai. Mereka tetap ingin merasa berguna.
Oleh karena itu, perlu bimbingan dan bantuan dari kita, untuk tidak hanya memahami mereka, tapi juga menolong mereka dalam melewati masa tua itu.
Bagi orang tua yang terbiasa bekerja, maka tidak ada salahnya jika mereka tetap melakukan beragam aktivitas yang mereka sukai, misalnya seperti berkebun, berolah raga, melukis, dan lain-lain.
Hal ini selain berguna untuk kesehatan mental mereka, juga dapat menyibukkan diri sehingga mereka tidak jatuh pada rasa kasihan pada diri sendiri, dan akibatnya melakukan hal yang bukan-bukan.
Hormatilah mereka dengan memahami dan membantu mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan komentar yang membangun aja yee....GBU