Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang tidak bergairah dalam melakukan sesuatu, dan malas adalah salah satunya. Bila Anda mendapati diri dulunya begitu energik dan antusias, namun kini penuh dengan rasa enggan dan malas, maka hati-hati, sebab pakar psikologi menyatakan bahwa malas bisa menjadi salah satu tanda seseorang mengalami depresi.
Malas makan, malas ke luar rumah, malas bergaul, malas bekerja, malas bersih-bersih rumah, hingga malas mandi. Apakah semuanya itu pernah (atau malah) sedang Anda alami? Jika ya, maka kini saatnya untuk bangkit dan menyambut 'kesembuhan'.
Ketika sedang bermalas-malasan, pasti ada rasa tak nyaman (plus sedikit rasa bersalah) yang mendera hati. Selain itu, dalam perasaan 'tak mampu mengendalikan diri sendiri', biasanya keinginan untuk bangkit seringkali dikalahkan oleh perasaan enggan yang kian menjadi. Bergerak enggan, diam pun merasa bersalah.
Lalu, apa yang harus dilakukan?
Yang jelas harus ada langkah nyata untuk keluar dari siklus mengerikan tersebut. Sebab jika rasa malas dibiarkan berkuasa terus-menerus, maka hal ini bisa menjadi kebiasaan baru, dan tentunya, bisa merusak mental.
Apakah ada pil atau tablet khusus yang harus ditelan agar kita bisa keluar dari rasa enggan tersebut? Untungnya ada. Namun, pil tersebut tak dapat dibeli di toko obat manapun. Anda bisa mendapatkannya gratis, sebab sumbernya dari diri sendiri, dari dalam ruang hati yang disebut tekad dan kesadaran.
Sadar adalah langkah pertama. Jika seseorang sadar bahwa ia mengalami depresi yang menyebabkan ia malas, maka akan lebih mudah baginya untuk mendapatkan kesembuhan. Selain sadar, mendengarkan 'rasa bersalah' yang berteriak dalam hati juga perlu, demi memacu diri agar bangkit.
Masih tak tahu apa yang harus dilakukan?
Ada banyak hal yang bisa Anda perbuat untuk keluar dari jurang kemalasan. Salah satunya adalah melakukan hal-hal yang dulu pernah Anda lakukan. Temui teman-teman dan makanlah bersama mereka sesekali. Pergilah ke mall dengan beberapa teman; meski tak punya uang, Anda berhak kok untuk cuci mata dengan gratis. Milikilah kehidupan bersama orang-orang 'hidup'.
Bergaul dengan 'makhluk hidup' bisa membuat orang yang malas akibat depresi jadi bangkit kembali. Lingkungan yang dipenuhi dengan aura kehidupan orang lain mampu menarik penderita keengganan untuk menyadari bahwa dia tak sendirian, bahwa dunia di luar sana ada banyak hal yang menyenangkan untuk dijalani.
Yang penting di sini adalah tetap bergerak dan sibuk, agar pikiran tak tertawan dalam peliknya masalah yang ada. Dengan memaksa membuka diri pada dunia luar bisa membuat seorang yang malas jadi bergairah kembali. Coba saja! :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan komentar yang membangun aja yee....GBU