Selasa, 04 Januari 2011

Cuma Bicara Atau Bertindak Juga Ya

Ada banyak jenis karakter orang di dunia ini. Namun, dari semua karakter yang berbeda itu, pada dasarnya, manusia bisa dibedakan menjadi tiga golongan. Golongan pertama yang menang bicara, golongan kedua adalah yang menang aksi, sedangkan golongan ketiga adalah yang menang dalam keduanya. Lalu, termasuk golongan yang manakah Anda?

Semua orang pasti ingin dicap sebagai orang yang menang dalam berbicara dan beraksi, namun sayang tak semuanya mendapat karunia itu. Hal itu harus dipelajari dan dilatih terus menerus hingga menelurkan kebiasaan yang kemudian membentuk karakter dalam diri.

Apalagi bagi kaum wanita yang sering dicap sebagai 'radio'. Tanpa sadar, kita kerapkali mengatakan hal-hal yang tak ingin dikatakan, yang tak boleh dikatakan, hingga yang tak pantas dikatakan.

Kita kerap kurang bisa mengontrol mulut kita, apalagi bila hati ini sedang bergejolak. Kita ingin melampiaskan semua yang di hati, lalu kemudian bila semua unek-unek sudah keluar, maka yang tertinggal hanyalah luka, penyesalan, dan malu, akibat tak bisa mengontrol diri.

Jika Anda merasa diri bahwa Anda adalah orang yang 'menang bicara', maka kini saatnya untuk belajar diam dan hanya mengatakan hal yang seperlunya. Apakah itu mudah? Mudah tidaknya hal itu tergantung dari tekad Anda, apakah Anda mau?

Kita semua tahu bahwa tak ada seorangpun yang betah berlama-lama dengan si 'tong kosong nyaring bunyinya'. Mungkin pada mulanya semua orang akan mengagumi janji dan kata muluk-muluk yang diucapkan, namun mereka pun akan bergegas lari menjauh tatkala mendapati bahwa itu hanyalah sebuah kata tanpa aksi. Juga tak ada orang yang betah dengan karakter plin-plan, maupun lain di bibir lain di hati.

Jadi, mari kita sama-sama belajar. Jika tak dapat memenuhi sebuah janji, maka cegah mulut untuk berjanji. Jika tak mau melakukan sesuatu, maka jangan bilang bahwa Anda mau. Jika tak ingin pergi, maka jangan katakan bahwa Anda ingin pergi. Jangan mengatakan sesuatu yang Anda sendiri tak yakin bermaksud untuk itu, itulah kuncinya.

Sementara jika sedang panas hati, maka ada baiknya kita berdiam diri hingga pikiran kembali dingin. Agar tak ada penyesalan akibat kata-kata yang salah di kemudian hari. Berapa banyak hubungan jadi amburadul hanya karena luapan emosi sesaat yang kemudian disesali. Hmm...sayang sekali!

Sementara untuk karakter golongan ketiga, yaitu yang menang bicara dan menang aksi memang mengagumkan. Aksinya mengikuti kata-katanya. Jarang ada orang begini. Namun, sebenarnya yang paling membuat orang terkesan adalah seseorang yang beraksi tanpa banyak bicara.

Seseorang dengan karakter demikian boleh dibilang sebagai orang yang memiliki rasa aman tingkat tinggi. Sebab dia merasa bahwa dirinya tidak perlu membuktikan pada orang lain tentang keberadaannya dengan kata-kata, cukup dengan aksi. Benarlah, apa yang dikatakan oleh Lord Herbert, bahwa "The shortest answer is doing", yang artinya jawaban paling singkat adalah dengan melakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar yang membangun aja yee....GBU