Jumat, 03 September 2010

Hikmat Dari Mainan Anak: Tinkertoys

Tinkertoys mengajak kita semua untuk think hal terbaik apa yang ada dalam hidup kita hari ini...

Bentuk mainan ini kebanyakan berupa stik yang cara mainnya adalah dengan dipasangkan satu dengan lainnya. Anda bisa membuat apa saja dari satu set 'permainan berpikir' ini. Tahun 1914 adalah waktu di mana mainan ini pertama kali dibuat. Orang yang berjasa dalam menciptakan mainan cerdas ini adalah Charles H. Pajeau dan Robert Pettit (Evanston, Illinois).

Sama seperti mainan lainnya, Tinkertoys sebenarnya tampil sederhana. Dibuat dari bahan plastik atau kayu, berisi sejumlah stik warna-warni dan beberapa roda berlubang sebagai penghubung para stik-nya. Tidak ada instruksi khusus bagaimana harus memainkannya. Anda bisa membuat rumah, pohon Natal, robot, atau kipas angin. Terserah...

Tak berbeda dari kebanyakan kita yang suka bereksperimen dengan hal baru bukan? Membuat kue muffin misalnya, kali ini ditambah dengan kismis, besok coba sih diberi strawberry. Lain waktu Anda mencoba lebih berani lagi dengan menambahkan jeli pada bagian atasnya. Hmm...seperti apa ya rasanya?

Jika bereksperimen dengan kue atau hal lain ternyata terlalu mahal dan riskan, maka coba-coba dengan Tinkertoys tentu tak mengandung kerugian apapun. Namun, yang harus disorot di sini bukanlah bagaimana hasilnya mainan (atau muffin tersebut) pada akhirnya, melainkan kenyataan bahwa Tinkertoys, sadar atau tidak, berhasil melatih mental Anda untuk berani menciptakan hal-hal baru.

Keluar dari yang keadaan yang biasa saja adalah mungkin saat kita mengutak-atik Tinkertoys. Dengan kata lain, selalu ada hal yang luar biasa di balik kebiasaan sehari-hari. Seperti sebuah kalimat bijak mengatakan, "Everyday may not be good, but there's something good in everyday". Dan, itulah yang harus Anda cari serta syukuri. Yuk!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar yang membangun aja yee....GBU