Jumat, 17 September 2010

Hikmat Dari Mainan Anak: Slinky

Lempar sana...oper sini...tarik atas...lepas bawah...
Meski telah dipermainkan begitu rupa, Slinky selalu bisa kembali ke posisinya yang semula. Bagaimana dengan Anda?

Mainan pegas ini biasanya dibuat dari bahan besi atau baja, namun kini banyak juga yang dibikin dari bahan plastik. Warnanya pun tidak lagi muncul dalam 1 warna saja, namun lebih banyak warna-warni yang kini dipakai untuk menarik perhatian konsumen.

Perlu Anda ketahui bahwa lebih dari 300 juta slinky terjual habis sejak 1945 dan sejak itu, banyak orang merasa kagum saat pegas tersebut bisa menuruni tangga sendiri, shleep...shleep... ketika dimainkan. Mainan ini ditemukan dan dikembangkan oleh seorang ahli mesin bernama Richard James pada tahun 1940an.

Kini banyak guru SMA menggunakan pegas tersebut untuk mengajar tentang gelombang radio pada murid-muridnya, bahkan NASA juga memanfaatkan slinky untuk alat percobaan gravitasi di luar angkasa (apakah pegas yang 'berjalan' menuruni tangga ini juga bisa melakukan hal yang sama di tempat dengan tingkat gravitasi nol?).

Namun intinya, Slinky sebenarnya memberikan pelajaran sederhana saja bagi kita semua. Tetaplah tabah! Hal ini dikutip dari kemampuannya untuk kembali ke posisi semula setelah diregangkan sepanjang apapun.

Sama seperti Slinky, Anda boleh saja mengalami sakitnya 'ditarik-tarik', dipermainkan, diombang-ambingkan, atau dilempar sana-sini, namun setelah itu, Anda harus kembali pada posisi yang semula.

"Tetaplah tegar! Meski jatuh berulang kali, ayo bangkit lagi!", demikian pesan singkat Slinky bagi Anda yang mungkin mengalami kejatuhan atau kesakitan berkali-kali. Jangan pernah menyerah karena menjadi tegar adalah sebuah pilihan. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar yang membangun aja yee....GBU